![]() |
| Foto.Peserta Bedah Buku dari kalangan pegiat literasi, pustakawan, mahasiswa, siswa.(Mj) |
Generasiaceh.Com.,BANDA ACEH_Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) menggelar bedah buku novel berjudul "WHY" di Aula Lantai 4 Gedung DPKA, Selasa (15/9/2026).
Novel tersebut merupakan karya Hafiz Fifadlillah, santriwati kelas 6A KMI Pesantren Modern Al Zahrah.
Kegiatan yang diikuti 50 peserta dari kalangan pegiat literasi, pustakawan, mahasiswa, siswa, dan masyarakat umum ini bertujuan untuk meningkatkan literasi informasi serta memperdalam minat baca dan kecerdasan menulis.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala DPKA, M. Nasir, S.IP., MPA. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya apresiasi terhadap karya penulis muda.
Menurut M. Nasir, kegiatan bedah buku tidak boleh berhenti pada seremoni saja, tetapi harus dipublikasikan secara luas agar penulis tumbuh kepercayaan diri untuk terus berkarya.
"Dengan apresiasi dari pemerintah, kita berharap 10 hingga 20 tahun mendatang generasi Aceh menjadi lebih literatif, berlomba-lomba dalam membaca dan menulis. Jika tidak diapresiasi, semangat mereka bisa terbendung," ujarnya.
Bertindak sebagai pembedah, jurnalis Ihan Nurdin mengulas isi dan kekuatan pesan dalam novel WHY. Acara dipandu MC Nanda Rezeki, S.I.Kom, dan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Riza Mulia, S.Sos.I., M.A.
Ketua panitia, Syahrul, S.H., dalam laporannya menyampaikan terima kasih khususnya kepada penulis, narasumber, dan seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan.
"Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Al Zahrah Literacy Center (ALC), Ikhwan Ramadhana, S.Pd., M.Ag., memaparkan capaian literasi santri Al Zahrah. Ia menyebut sejak 2021 hingga kini, santri telah menghasilkan lebih dari 50 karya buku dalam bentuk puisi, cerpen, dan genre lainnya.
"Alhamdulillah, dedikasi itu mendapat pengakuan berupa tiga kali Rekor MURI sebagai kontributor penulis puisi dan cerpen terbanyak. Puncaknya, santri kami meraih anugerah Duta Literasi Penulis Puisi Terbaik pada ajang literasi nasional di Solo tahun 2026," ungkap Ikhwan.
Pada kesempatan itu, Ikhwan juga berharap DPKA dapat memberikan bimbingan intensif untuk peningkatan literasi di Pesantren Al Zahrah.
Kegiatan berlangsung lancar dan interaktif, peserta aktif mengajukan pertanyaan kepada penulis dan narasumber.
Kegiatan bedah buku ini merupakan program Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi, Pengelolaan dan Konservasi Bahan Perpustakaan DPKA Tahun Anggaran 2026. Turut hadir Sekretaris DPKA Dr. Zulkifli, S.Pd., M.Pd., para Kepala Bidang, Kasubbag, Ketua Tim, Koordinator Pustakawan dan Koordinator Arsiparis DPKA.(Mj)


